Category Archives: Penerjemahan Tersumpah

Bagaimana Jasa Penerjemahan Tersumpah Anindyatrans Akan Mengubah Strategi Bisnis Anda

sworn translation service anindyatrans strategy

sworn translation service anindyatrans strategy


Proses menerjemahkan dokumen hukum asli kedalam bahasa berbeda yang masih diakui dan disetujui sebagai dokumen hukum setelah diterjemahkan disebut sebagai penerjemahan tersumpah. Keunggulan penerjemahan tersumpah adalah bahwa dokumen yang diterjemahkan memiliki keberlakuan hukum yang sama dengan dokumen asli. Dokumen yang dibuat oleh penerjemah tersumpah disajikan dalam format tertentu yang dapat diterima oleh negara bersangkutan. Penerjemahan tersumpah digunakan terutama untuk menerjemahkan surat dan dokumen resmi dan hukum. Dokumen tersebut meliputi:

  1. Surat Kuasa
  2. Putusan Pengadilan
  3. Ijazah
  4. Akte
  5. Sertifikat Pendaftaran Perusahaan
  6. Surat Pernyataan
  7. Izin/Lisensi

Jenis penerjemahan ini khususnya digunakan untuk dokumen yang perlu disampaikan di hadapan Pengadilan atau lembaga publik.

Perbedaan mendasar antara penerjemahan resmi dan penerjemahan tersumpah adalah bahwa pada penerjemahan tersumpah, dokumen yang diterjemahkan dicap dan ditandatangani oleh penerjemah tersumpah resmi dan sama berlakunya dengan dokumen resmi. Dokumen yang diterjemahkan dalam penerjemahan tersumpah hanya dapat diberikan di atas kertas dan harus mencantumkan cap dan tanda tangan resmi penerjemah. Akan tetapi, dokumen aslinya dapat dikirim melalui surat elektronik atau faksimili.

Karena maraknya bisnis di bidang jasa penerjemahan, kehadiran penerjemah tersumpah merupakan kebutuhan yang mendesak. Terutama dalam kasus dimana surat pernyataan disusun dalam bahasa asing, kehadiran penerjemah tersumpah menjadi sangat penting. Di kebanyakan negara, penerjemah tersumpah adalah orang-orang yang ditunjuk oleh departemen pemerintah khusus dan mereka berwenang untuk menerjemahkan dari satu bahasa asing ke bahasa lain. Di banyak negara, penerjemah tersumpah digunakan untuk menerjemahkan dokumen pengadilan namun mereka juga berwenang untuk melakukan penerjemahan pribadi.

Bidang subyek hukum bergantung pada budaya; setiap persidangan tingkat internasional dengan penerjemahan yang tidak sesuai atau tidak akurat dapat berakhir runyam. Seringkali pengacara harus berurusan dengan hukum internasional yang mencakup dokumen hukum yang memiliki beragam sumber bahasa. Jadi orang-orang perlu memahami arti penting dan kebutuhan akan jasa penerjemahan. Permintaan akan penerjemahan dokumen perusahaan semakin meningkat karena pertumbuhan perdagangan internasional. Setiap hari orang-orang harus berurusan dengan banyak dokumen namun penerjemahan tersumpahlah yang paling banyak diminta.

Lebih penting lagi, penerjemahan tersebut tidak dapat disahkan melalui surat elektronik dan faksimili. Penerjemahan resmi menjadi dokumen yang sah hanya jika ditandatangani bersama-sama beserta cap penerjemah tersumpah. Baru-baru ini, popularitas penerjemahan resmi telah tumbuh pesat dan begitu juga kebutuhan akan penerjemah tersumpah yang memenuhi syarat.

Anindyatrans adalah kantor jasa penerjemah tersumpah yang dapat menerjemahkan berbagai bahasa asing seperti bahasa Jerman, Belanda, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol, Italia, Portugis, Jepang, Korea, Mandarin, Malaysia, dll.  Kami punya cabang di berbagai kota besar Indonesia seperti Batam, Surabaya, Bekasi, Bali, Makassar, Bogor, Semarang, Bandung, Balikpapan, Depok, Medan.

Anda bisa menghubungi kami di nomor 02122876590; 0218452261; 081287269379 Anindyatrans Kantor Penerjemah Tersumpah.

Seluk Beluk Kehidupan Bersekolah di Korea

Fakta unik tradisi sekolah di Korea

Fakta unik tradisi sekolah di Korea

Berikut beberapa informasi mengenai sekolah di Korea oleh Anindyatrans Jasa Penerjemah Tersumpah. Jasa Penerjemah Tersumpah Bahasa Inggris Mandarin Jepang Korea Arab Jerman Prancis Belanda Russia Tel.021-8452261. Negara Korea memiliki perbedaan dalam tradisi sekolah yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter masyarakatnya. Siswa yang sekolah di Korea hampir seluruh waktu mereka dihabiskan di sekolah. Mereka mulai masuk dari jam 8 pagi dan pulang jam 10 malam, ini dilakukan karena adanya tuntutan masuk perguruan tinggi dimana persaingan masuk universitas yang tinggi membuat pelajar harus menambah jam belajar mereka lewat bimbel atau les privat. Sekolah di Korea siswa harus menghormati gurunya, kebiasaan ini sudah berlaku sejak dahulu dan ini berdampak pada pembelajaran, siswa akan fokus dengan sendirinya tanpa instruksi guru dan mereka akan selalu menurut pada guru. Oleh karena itu profesi sebagai dosen atau Guru amatlah bergengsi di Korea.

Internet, sekolah di Korea dilengkapi oleh fasilitas wifi berkecepatan minimal 20 MBps sehingga membantu siswa dalam melakukan tugas dan memang secara umum Korea adalah negara dengan fasilitas internet terbaik di dunia. Sepatu, di Korea terdapat tradisi memakai sepatu selop di Sekolah, dampaknya adalah lingkungan sekolah tampak lebih bersih. Sekolah menyediakan sepatu khusus untuk digunakan di ruangan kelas. Pelajar mengenakan sepatu outdoor ketika berada di luar kelas. Toilet Sekolah di Korea tidak menyediakan tisu hal ini bertujuan untuk mendidik siswa agar bisa sadar dan mandiri dengan kebersihan diri sendiri, siswa harus membawa tisu di sekolah, kedisiplinan dan kemandirian hal yang penting di Korea. Menu makan sehat, sekolah di Korea menyediakan menu makan siang yang sehat agar siswa terjamin asupan nutrisi dan bisa memaksimalkan potensi otak mereka. Ketatnya proses belajar dan bayangan gagal masuk perguruan tinggi membuat banyak siswa di Korea melakukan bunuh diri dan apa yang telah mereka lakukan merupakan pengalaman dan sesuai dengan karakter masyarakat Korea itu sendiri. Masyarakat Korea adalah masyarakat pekerja keras dan disiplin dan dapat dijadikan pembelajaran agar kedepannya pendidikan di Indonesia lebih baik lagi sehingga secara bangsa Indonesia bisa menyaingi Korea dalam kemajuan teknologi.

VIDEO: Anak Sekolah Korea Nyanyi Lagu Wajib Indonesia

Lagu wajib Indonesia jika dinyanyikan oleh orang Indonesia termasuk sudah biasa kita lihat. Namun bagaimana jika lagu wajib Indonesia dinyanyikan oleh orang luar negeri selain Indonesia? Itu baru luar biasa. Hal itulah yang terjadi pada anak-anak ...

Penggunaan Kalimat Pasif Reporter atau Jasa Interpreter Bahasa Korea

Kesalahan tata bahasa di media televisi memang sering sekali terjadi dan paling banyak terjadi saat liputan langsung atau berita kilat. Biasanya si reporter atau jasa interpreter (apalagi yang masih pemula) akan terlihat kebingungan menyusun kata untuk menyampaikan beritanya, apalagi jika waktu tayangnya dipanjang-panjangkan. Kalau sudah begini, akan keluar segala macam kesalahan tata bahasa dan penyusunan kata yang kadang-kadang menggelikan.
Tebakan saya sih, tidak ada mekanisme umpan balik yang memadai, misalnya rekaman tayangannya diputar kembali, lalu kesalahan-kesalahan itu dibahas untuk diperbaiki bersama editor/ahli yang khusus ditunjuk, apakah cara seperti itu bisa dijalankan di televisi?
Dengan istilah "lebih sering" di televisi berarti di media cetak juga terjadi, apalagi kualifikasi penggarap media cetak juga beragam. Ada yang bagus, biasa-biasa, dan ada juga yang rendah. Mengapa kesalahan kalimat di televisi lebih sering, karena deadline mereka sangat ketat sehingga sangat mungkin tak cukup waktu untuk mengedit. Dan, bila si reporter atau jasa interpreter (pemula) harus bicara langsung di layar, menyusun kalimat yang baik adalah tantangan yang tidak mudah. Dulu saya berteman dekat dengan seorang reporter atau jasa interpreter televisi swasta nasional, waktu saya bertugas di Jakarta 1995-1997, jadi bisa tahu tantangan yang mereka hadapi. Pergulatan antara kemacetan dan jadwal tayang berita misalnya. Pernah terjadi ada berita penting yang dimasukkan saat anchor sudah masuk ke ruang siaran dan tayangan berita secara langsung sudah dimulai pukul 15.00 sore. Gambar diedit dan naskah disusulkan ke ruang siar. Begitulah, tantangan yang dihadapi reporter atau jasa interpreter televisi. Satu hal lagi, ada perbedaan pengelolaan kebahasaan di media cetak dan televisi. Di televisi, berita dibacakan atau disampaikan oleh anchor atau reporter atau jasa interpreter dan pemirsa hanya mendengarkan sedangkan di media cetak bahasa langsung dibaca oleh konsumen atau pembaca. Dengan demikian, pengelola media cetak punya tantangan atau tuntutan lebih besar untuk menyajikan bahasa secara lebih baik, walaupun tentu saja kualitasnya beragam sesuai dengan kapasitas pengelolanya. Saya beberapa kali juga menemukan penggunaan bentuk aktif yang salah di media tulis. Ada satu contoh yang sekarang tampaknya bertambah umum.  "Dalam penggerebegan itu menangkap seorang bandar ekstasi" Perbaikan kalimat ini: (1) Jadikan kalimat ini kalimat pasif. (2) Tambahkan subjek. Mungkin kalimat itu jalannya: ... polisi ...dalam penggerebegan itu menangkap seorang .. (Ibu tidak mendengar ... polisi ... nya). Kalau subjeknya sudah diketahui dan dianggap tidak perlu diulang, boleh saja subjek itu tidak dipakai namun untuk itu bentuk kalimat yang benar adalah kalimat pasif: Dalam penggerebegan itu seorang bandar ekstasi ditangkap. Atau, jika kenyataan ada yang ditangkap yang ingin ditekankan, maka yang ditekankan itu dapat diletakkan dimuka: Dalam penggerebegan itu DITANGKAP seorang bandar ekstasi. Kalimat ini masuk dalam kategori kalimat tanpa subjek (kesalahan yang sering dibuat). Dalam penggerebegan itu /polisi/ menangkap seorang ... Saya pikir mestinya juga "ditangkap", bukan "menangkap". Sepertinya memang penggunaan bahasa Indonesia di media massa kadang (atau sering ya?) tidak efektif dan keliru.

Jasa Interpreter Bahasa Korea

Jasa Interpreter Bahasa Korea Anindyatrans menyediakan penerjemah lisan Bahasa Korea untuk launching produk, promosi produk, jumpa fans artis Korea dan pemeriksaan kepolisian. Hubungi kami via email: anindyatrans1@gmail.com atau Telepon 021-8452261. Selain bahasa Korea Anindyatrans juga melayani Bahasa Inggris Mandarin Jepang Arab Jerman. Kami memfasilitasi komunikasi oral atau bahasa isyarat, baik secara bersamaan atau berurutan, antara ...
Hubungi Kami
Arah Jalan